Archive for November, 2007
Placing your product with your-own-rack : Royco & Coca Cola
I got some pictures here.. that i’ve kept for sometime at my laptop….
Left picture : It’s a Royco. Penyedap rasa praktis yang makin banyak digunakan oleh ibu-ibu dan para pembantu sebagai pelengkap masak. Pada supermarket ini, pihak Royco menyediakan sendiri etalasenya untuk di tempatkan di area bumbu-bumbu asli dan bumbu-bumbu uleg. Untuk dapat masuk ke dalam supermarket ini, pasti pihak Royco mengadakan deal khusus dgn pihak supermarket. Tapi bukan itu yang ingin aku paparkan, melainkan “kenapa Royco menempatkan etalasenya di antara bumbu-bumbu asli”
Aku belum mendapat jawaban pasti soale ngk kenal kik kik kik
Tapi rasanya karena dengan bumbu asli-pun kita masih menambahkan Royco atau sejenisnya. Dan untuk kaum perempuan yang males menggunakan bumbu asli, pasti menggunakan Royco dan sejenisnya. Jadi Royco perangnya sama bumbu-jadi sejenis seperti Masako. Miwon, Ajinomoto… Nah, jadi inget deh.. kemana merk lain itu yah.. sudah lama sekali Ajinomoto tidak berkumandang…..
Nah, sekarang coba lihat gambar yang di kanan. Etalase-nya coca-cola yang bentuknya cakep kan…. Pe-letak-an etalase ini menurutku bagus sekali yaitu tepat sebelum kasir. Tempat dimana kita ngantri berlama-lama dan bete setelah belanja banyak dan lama… terutama dirasakan oleh kaum laki-laki yang mengantarkan istri/pacarnya berbelanja.. hihihii…
Tepat beberapa saat sebelon mbayar, kita bisa ambil salah satu botol dan meminumnya… dan langsung diikutkan untuk dibayarkan di kasir. Hal ini tentunya menyenangkan semua pihak.
Pertama, untuk pembeli. dimana minuman tersedia di saat capek-capek ngantri kasir (lupakan kemungkinan coca-cola menyebabkan usus bolong). Kedua, untuk produsen, dimana ada peningkatan jumlah penjualan yang lebih karena bentuk etalase yg eye-catching.
Ketiga, pemilik supermarket, dimana ada tambahan income penempatan etalase & kemungkinan mengotori lantai hanya di area sekitar situ sajah. ![]()
Bayangkan jika etalase ini ada di tengah-tengah supermarket. Bisa mengotori banyak area lantai dan mungkin sajah botolnya di tinggal sembarangan dan tidak terbayar.. nah rugi kan…. ![]()
Summary : Idea
Use your own cabinet that related to your product and place it in the strategic-place
3 comments November 6, 2007
Selling with solution : Pop-Mie
Herewith picture i’d taken months ago at Sinar-Jaya bus. Bus was left Jakarta at 8 am and i arrived at Comal (before Pekalongan) about 3.30 pm. The bus was transit for morning break around 10 & lunch at 12 somewhere (i don’t remember where).
There was a man sells Pop-Mie in the bus when we transit for break at 10 am. Pop mie is a instant cup noodles that ready to be eat after it led stand in boiling water after 3 minutes .
I do impress with the way how he sells Pop-Mie both chicken flavor & beef flavor. He sells both Pop-mie & its water so you can eat it asap. With cost Rp 5,000 we can have a ready-to-eat pop-mie. ![]()
Look at the picture where he is placing all pop mie around his vacuum flask.
It is a little important things to sell your product with solution…. ![]()
The basic prize for pop-mie is less than Rp 1,500 but the solution can be sold expensively …
We can not find hot water at that time, right?
I wonder if I & you & we can sell things with solution in it
Add comment November 5, 2007
